Home » Syair Perang Mengkasar by Enci’ Amin
Syair Perang Mengkasar Enci’ Amin

Syair Perang Mengkasar

Enci’ Amin

Published August 2008
ISBN :
Paperback
252 pages
Enter the sum

 About the Book 

Kitab ini berisi reportase sastrawi bergaya Melayu yang ditulis Enci’ Amin, Jurutulis Raja Gowa Sultan Hasanuddin, tak lama setelah berakhirnya Perang Makassar.Karya ini dengan lancar dan penuh detail menuturkan kejadian-kejadian di sekitar perangMoreKitab ini berisi reportase sastrawi bergaya Melayu yang ditulis Enci’ Amin, Jurutulis Raja Gowa Sultan Hasanuddin, tak lama setelah berakhirnya Perang Makassar.Karya ini dengan lancar dan penuh detail menuturkan kejadian-kejadian di sekitar perang yang menyebabkan runtuhnya kekuasaan salah satu kerajaan terbesar di abad XVII, Kerajaan Gowa.Karya sastra ini dilengkapi pengantar dan catatan komprehensif yang sangat membantu pembaca memahami konteks dan tokoh-tokoh historis yang ada di dalamnya.SINOPSIS SYAIR PERANG MENGKASARPendahuluan (b.1-28)bait 1-12: doxology (puja-pujiaan)13-24: persembahan dan sanjungan buat Sultan Goa25-28: permohonan maaf pengarangPerang Dimulai (b.29-91)29-40: Persiapan dan keberangkatan ekspedisi VOC ke Makassar.41-66: Orang Makassar mengikrarkan sumpah setia kepada Sultan dan kebencian kepada VOC67-91: pertukaran surat antara Sultan dengan VOCEkspedisi VOC ke Buton (b.92-135)92-135: kekalahan pasukan Makassar di bawah pimpinan Karaéng Bonto MarannuEskpedisi VOC mengunjungi Maluku (b.156-148)136-143: Sultan Ternaté bergabung dengan ekspedisi144-148: sanjungan buat Sultan GoaPemberontakan orang Bugis (b.149-206)149-174: Sultan Tallo’ mengalahkan orang Bugis di Mampu175-183: juga di Pattiro184-203: pemenang kembali ke Makassar204-206: permohonan maaf pengarang tentang kekurangakuratannyaPerang Makassar Pertama (b.207-423)207-222: armada VOC tiba di sekitar Makassar: Bantaéng diserang223-239: utusan Speelman dihina240-247: Makassar mempersiapkan serangan248-282: pertempuran pada hari pertama—saling-bombardir283-290: pengeboman berlanjut291-292: ‘pengarang mohon dikenang’293-306: upaya VOC untuk menguasai Batu-Batu dipatahkan307-324: VOC menyerang Galésong325-366: VOC mendarat di Batu-Batu: pertempuran sengit berkecamuk367-385: korban di pihak Makassar386-401: perundingan damai- kepanikan402-414: sanjungan buat Sultan Goa dan Tallo’415-423: perdamaian disepakati.VOC di Ujung Pandang (b.424-459)424-435: VOC menetap- orang Makassar muak436-448: beberapa Karaéng dari Makassar membelot ke VOC dan bergabung dalam penyerangan ke Sanraboné449-459: bala bantuan dikirim dari Makassar ke Sanraboné di bawah pimpinan Karaéng Jarannika.Perang Makassar Kedua (b.460-513)460-471: serangan VOC ke Sanraboné dipatahkan472-477: Perwakilan Dagang Inggris dibakar- serangan VOC dipukul mundur478-486: pertempuran berlanjut487-513: penyerbuan terhadap pusat pertahanan Makassar yang tersisa- benteng dihancurkan- pasukan Makassar mundur ke Goa.Penutup (b.514-534)514: moral cerita515-519: perjanjian damai terakhir dari Perang Makassar520-524: kesimpulan pengarang525-534: pengarang mengungkapkan identitas dirinya dan mohon maaf untuk kali terakhir.